Event TodaySumenep

Bupati Fauzi Sukses Bawa Sumenep Cetak ‘Nonuple’ Opini WTP

Sumenep, (Madura Today) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mendapat apresiasi positif dalam hal pengelolaan keuangan daerah.

Sumenep kembali diganjar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD diserahkan BPK dan diterima Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo, Selasa (26/5/2026).

Raihan WTP ini merupakan nonuple atau yang kesembilan kali secara berturut-turut yang diterima Pemkab Sumenep sejak tahun 2017 lalu.

KH Imam Hasyim menyampaikan capaian ini merupakan wujud komitmen kepemimpinan Bupati Fauzi Wongsojudo, Sekda, serta hasil kerja keras, sinergi, dan kolaborasi seluruh pihak.

“Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk senantiasa meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Sumenep yang semakin unggul, mandiri, dan sejahtera,” ungkapnya.

Lebih lanjut K.H Imam Hasyim mengatakan dukungan dari berbagai elemen sangat dibutuhkan untuk terus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Dukungan dari masyarakat sangat dibutuhkan, serta kerjasamanya dari jajaran OPD sangat kami harapkan. Karena Raihan ini tidak lepas dari kerjasama yang solid selama ini,” paparnya.

Menurut mantan Ketua DPRD Sumenep itu, capaian ini juga menjadi motivasi bagi seluruh pimpinan perangkat daerah dan aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan kinerja.

“Ini menjadi dorongan untuk meningkatkan kepatuhan dalam pengelolaan keuangan daerah guna menyukseskan program pembangunan,” ujarnya.

Selain itu pihaknya tak lupa mengapresiasi kinerja seluruh ASN yang telah bekerja keras menjalankan program pembangunan daerah.

“Setiap rekomendasi maupun catatan dari BPK RI harus menjadi perhatian serius seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus melakukan perbaikan tata kelola keuangan daerah,” sarannya.

Website | + posts

Administrator maduratoday.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button