Pamekasan

Ini Tuntutan Ribuan Buruh Rokok dan Petani Tembakau saat Geruduk Pemkab Pamekasan

Pamekasan, (Madura Today) – Ribuan buruh rokok dan petani tembakau di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggeruduk kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Selasa (10/2/2026).

Ribuan buruh rokok itu datang dari berbagai perusahaan rokok, sementara petani tembakau merupakan perwakilan dari 13 kecamatan se Pamekasan.

Mereka membawa sejumlah tuntutan kepada Pemkab dan pihak bea cukai. Diantaranya, tarif cukai golongan III segera diterapkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, pembatasan cukai sigaret kretek tangan (SKT) dicabut, dan meminta pemkab menertibkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang merugikan perusahaan rokok.

“Kami meminta Bea Cukai segera menerapkan tarif cukai golongan III yang harganya lebih terjangkau. Sehingga pengusaha kecil berkembang dan masyarakat Pamekasan semakin sejahtera,” pinta Halili, korlap aksi.

Dia menegaskan, jika pembatasan cukai sigaret kretek tangan (SKT) dicabut, otomatis pabrik rokok bisa beroperasional dengan biaya yang lebih terjangkau, serta produksi rokok meningkat.

“Kami juga meminta proses perizinan terhadap perusahaan rokok dipermudah, karena dampaknya luar biasa terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Ada perusahaan rokok yang izinnya belum keluar, sehingga tidak bisa menyerap tenaga kerja,” tegasnya.

Dikatakan, adanya oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) ilegal sangat mengganggu terhadap stabilitas perusahaan rokok. Oleh karena itu, pemkab bertanggungjawab untuk menertibkan oknum LSM ilegal tersebut.

“Kami mendesak Pemkab Pamekasan segera menertibkan LSM yang ilegal. Selama ini, banyak mengganggu perusahaan kami dan tidak memberikan solusi tapi merugikan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perbendaharaan Bea Cukai Mudara, Budi Suharto menyampaikan, usulan pengusaha rokok dan perusahaan tentang pemberlakuan cukai golongan III sudah diajukan ke pemerintah pusat.

“Usulan para pengusaha rokok dan tembakau sudah ada di pemerintah pusat. Kita semua menunggu keputusan agar semua pengusaha dan masyarakat sejahtera di Pamekasan,” jawabnya.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman berjanji akan melakukan pembinaan terhadap LSM untuk mendukung kemajuan tembakau. Karena adanya perusahaan rokok ini berdampak besar terhadap ekonomi masyarakat.

“Ekonomi masyarakat terus berkembang akibat adanya usaha tembakau dan pabrik rokok. Kami akan terus berkomitmen untuk mendukungnya,” pungkasnya.

Pantauan di lokasi, ribuan demonstran tersebut datang dari berbagai penjuru Pamekasan dengan berbagai kendaraan, mulai dari mobil pick up, truk, bus mini, hingga datang dengan mobil pribadi. Mereka berkumpul di Jalan Kabupaten untuk menyampaikan aspirasinya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button