Sumenep

Lelah Menunggu, Warga Montorna Sumenep Patungan Perbaiki Jalan

Sumenep, (Madura Today) – Penantian panjang warga Dusun Montorna, Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akhirnya berujung pada aksi nyata.

Setelah hampir delapan tahun tanpa sentuhan perbaikan dari pemerintah desa, masyarakat setempat memilih turun tangan sendiri memperbaiki jalan rusak yang menjadi akses vital antar dusun.

Kegiatan perbaikan jalan tersebut mulai dilakukan pada Sabtu, (17/1/2026) dengan mengandalkan kekuatan swadaya masyarakat.

Inisiatif ini digagas oleh Badar bersama warga Dusun Montorna, yang selama bertahun-tahun harus berhadapan dengan kondisi jalan berlubang dan tidak layak dilalui.

Fokus perbaikan sementara dilakukan pada ruas jalan penghubung Dusun Montorna menuju Dusun Tanggulun. Tahap awal pengerjaan dimulai dengan meratakan badan jalan sebelum nantinya dicor beton agar lebih kuat dan tahan lama.

Warga menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan secara mandiri tanpa koordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes). Langkah ini sengaja diambil agar tidak muncul klaim dari pihak mana pun atas hasil kerja gotong royong masyarakat.

“Berbagai upaya sudah kami lakukan, termasuk menyuarakan kondisi jalan lewat media sosial. Tapi tetap tidak ada respons. Akhirnya kami sepakat bergerak sendiri,” ungkap salah seorang warga.

Menurut keterangan masyarakat, kerusakan jalan sebenarnya sudah terasa sejak beberapa tahun lalu. Awalnya, kondisi cor lama masih relatif baik.

Namun karena tak pernah mendapat perawatan, kerusakan kian parah dan mulai mengganggu aktivitas harian warga, mulai dari akses ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Jalan tersebut merupakan jalur utama desa sekaligus penghubung antar dusun, sehingga memiliki peran penting dalam menopang mobilitas masyarakat.

Selain Dusun Montorna, warga juga menyoroti kondisi jalan di Dusun Lenteng (bagian selatan Montorna) dan Dusun Tanggulun yang dinilai lebih memprihatinkan, namun hingga kini belum juga tersentuh perbaikan.

Pendanaan perbaikan jalan dihimpun melalui iuran gotong royong warga. Tak hanya dari masyarakat yang tinggal di desa, informasi penggalangan dana juga disampaikan kepada para pemuda Montorna yang merantau. Dari upaya tersebut, terkumpul dana sekitar Rp3 juta.

Selain swadaya warga, bantuan juga datang dari anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Hairul, dari Partai Amanat Nasional (PAN), berupa satu ton semen untuk mendukung proses pengecoran jalan.

Salah satu warga, Mizan Sutomo, berharap aksi swadaya ini bisa menjadi alarm bagi Pemdes agar lebih serius memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya infrastruktur jalan.

“Kami berharap pemerintah desa tergerak. Jalan ini kebutuhan bersama dan sudah lama tidak layak,” ujarnya.

Ke depan, masyarakat Montorna menaruh harapan besar agar pada tahun anggaran 2026, Pemdes dapat mengalokasikan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) secara lebih merata untuk pembangunan infrastruktur, sehingga warga tidak lagi dipaksa bertahan dengan kondisi jalan yang rusak bertahun-tahun.

 

Website | + posts

Administrator maduratoday.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button