Sumenep

Pria yang Tewas di Lenteng Alami Luka Bacok, Pelaku Melarikan Diri, Motif Masih Misteri

Sumenep, (Madura Today) – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep melalui Polsek Lenteng tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Kamis (29/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di jalan kampung Dusun Gunung Malang I, Desa Lenteng Barat. Seorang pria berinisial M (55) ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka bacok pada sejumlah bagian tubuhnya.

Berdasarkan keterangan sementara kepolisian, kejadian bermula saat korban melakukan aktivitas mengangkut hasil panen jagung dari sawah menuju rumah warga.

Setelah itu, korban hendak kembali menuju sawah. Namun saat melintas di jalan kampung, korban bertemu dengan seorang pria berinisial L (terduga pelaku).

Diduga, terduga pelaku secara tiba-tiba melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam berupa sabit.

Korban sempat berusaha melarikan diri ke arah selatan hingga ke halaman rumah warga sebelum akhirnya terduduk di teras rumah tersebut dalam kondisi terluka parah dan meninggal dunia di sekitar tempat kejadian.

Usai kejadian, terduga pelaku dilaporkan melarikan diri dari lokasi. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan.

Petugas Polsek Lenteng bersama Satreskrim Polres Sumenep telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto menyampaikan bahwa pihaknya masih fokus pada proses penyelidikan dan pengejaran terduga pelaku.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mendalam dan pengejaran terhadap terduga pelaku. Penetapan pasal dan status hukum akan dilakukan setelah seluruh rangkaian penyidikan terpenuhi,” katanya.

Sampai saat ini motif pembacokan masih dalam penyelidikan. Oleh karena itu, Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil penyelidikan.

Website | + posts

Administrator maduratoday.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button