Hari Pers Nasional 2026, Bank BPRS BS Raih Penghargaan dari PWI Sumenep
Sumenep, (Madura Today) – Komitmen Bank BPRS Bhakti Sumekar dalam mendorong literasi perbankan dan inklusi keuangan di Kabupaten Sumenep mendapat apresiasi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep, Senin (9/2/2026).
Penghargaan tersebut diberikan dalam momentum Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi lembaga keuangan daerah itu dalam mengedukasi masyarakat.
BPRS dinilai tidak hanya berperan sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai motor penggerak pemahaman publik terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan adaptif terhadap perkembangan digital.
Upaya edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, disebut menjadi catatan penting PWI Sumenep dalam menilai kontribusi lembaga tersebut.
Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, menilai peningkatan literasi keuangan memiliki dampak strategis terhadap pembangunan daerah. Pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan perbankan akan mendorong kemandirian ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor informal.
Menurut Warid, penguatan literasi keuangan bukan sekadar soal mengenalkan produk perbankan, melainkan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya perencanaan keuangan, akses pembiayaan, hingga pemanfaatan layanan digital secara bijak.
Wartawan RRI ini menyebut, daerah dengan tingkat literasi keuangan yang baik akan memiliki daya saing lebih kuat di tengah dinamika ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Warid mengatakan diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperluas gerakan literasi keuangan. Ia menilai kolaborasi antara media, lembaga keuangan dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang cerdas secara finansial dan siap bersaing di era digital.
“Ketika masyarakat melek keuangan, mereka tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku ekonomi yang tangguh. Itu akan memperkuat fondasi ekonomi daerah,” ujar Warid.
Sementara itu, Direktur BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar mengaku sangat bersyukur atas penghargaan yang diterima.
Dia menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi bagian dari tanggung jawab moral lembaganya sebagai bank milik daerah. Transformasi digital yang dilakukan BPRS bukan semata mengikuti tren, melainkan menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Menurutnya, edukasi keuangan terus digencarkan melalui berbagai program, baik sosialisasi langsung ke masyarakat, pendampingan pelaku usaha, hingga pemanfaatan platform digital untuk memudahkan akses layanan.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak hanya mengenal layanan perbankan, tetapi juga merasa aman dan percaya dalam menggunakannya.
Ia juga menekankan bahwa digitalisasi layanan di BPRS Bhakti Sumekar diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan hingga ke lapisan masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses perbankan. Dengan pendekatan tersebut, pihaknya berharap dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
“Kami ingin masyarakat Sumenep tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan ekonomi digital. Literasi dan inklusi keuangan harus berjalan beriringan agar kesejahteraan bisa dirasakan lebih luas,” tutupnya.
Selian BPRS Bhakti Sumekar, PWI juga memberikan penghargaan kepada Pemkab Sumenep, RSUD dr Moh Anwar, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dan Kangean Energy Indonesia (KEI) dengan kategori berbeda-beda.
Abdus Salam
Abdus Salam adalah salah satu wartawan senior di Sumenep, lulus UKW dan kini menjabat Bendahara PWI Sumenep



