Sumenep

Gelar Tes CAT, Dirut RSUDMA Pastikan Rekrutmen BLUD Transparan dan Profesional

Abdus Salam
+ posts

Abdus Salam adalah salah satu wartawan senior di Sumenep, lulus UKW dan kini menjabat Bendahara PWI Sumenep

Sumenep, (Madura Today) – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati memastikan seleksi pegawai BLUD Non ASN tahun 2026 transparan dan profesional.

Saat ini, rekrutmen telah memasuki tahap tes Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di kampus Universitas Baharuddin Mudhary (Uniba) Madura, Rabu (20/2026).

Tes tersebut pihak RSUDMA melibatkan panitia seleksi independen dari berbagai unsur, mulai aparat penegak hukum (APH), penyuluh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga unsur profesional lainnya guna memastikan proses berjalan objektif.

dr Erliyati, menegaskan seluruh proses seleksi dirancang terbuka agar mampu melahirkan tenaga kesehatan dan tenaga teknis yang benar-benar kompeten sesuai kebutuhan rumah sakit.

“Harapan kami, dengan pelaksanaan ini semuanya dipasrahkan kepada sistem BKN Conrad sehingga tidak ada proses yang tidak transparan. Semua terbuka dan kami benar-benar mendapatkan tenaga yang kompeten,” ujarnya.

Dengan sistem seleksi yang ketat, modern, dan akuntabel, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep berharap mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga semakin kokoh sebagai institusi layanan kesehatan yang tidak hanya fokus pada pelayanan medis, tetapi juga berkomitmen membangun sumber daya manusia berkualitas dan berintegritas tinggi.

“Kami laksanakan se profesional mungkin, hasil tes langsung keluar setelah peserta mengerjakan soal,” pungkasnya.

Untuk diketahui, jumlah peserta yang akan mengikuti seleksi kompetensi CAT terdiri dari 5 orang peserta profesi dokter umum, 124 profesi perawat/ners, 35 orang dari D3 keperawatan, dan 43 orang profesi apoteker.

Lalu, 6 orang asisten apoteker, 39 orang sarjana kesehatan masyarakat, 7 orang profesi fisioterapis, 32 orang analis laboratorium, 2 orang radiografer, 1 orang elektromedis, 2 orang untuk bank darah, kemudian 58 orang perekam medis, 9 orang sarjana administrasi rumah sakit dan 3 orang programer.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button