Ponpes Sumber Mas Bentuk Badan Jurnalis dan Literasi Pesantren
Sumenep, (Madura Today) – Pondok Pesantren Sumber Mas, Rombiya Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep resmi membentuk Badan Jurnalis dan Literasi Pesantren (BJLP).
Pengurus BJLP pun dilantik di Auditorium lantai II MTs Sumber Mas, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung civitas akademika serta segenap alumni yang aktif di dunia kepenulisan.
Ketua Yayasan Sumber Mas K. Nasa’i Anwari menyatakan komitmennya kepada kepengurusan BJLP untuk memfasilitasi aktifnya kepenulisan di Pondok Pesantren Sumber Mas.
“BJLP itu harus memediasi aktifnya kepenulisan di internal dulu seperti pemberdayaan majalah dinding dari tingkat MI, MTs, MA, dan juga Pesantren,” kata K. Nasa’i dalam sambutannya.
“Jika diperlukan, dalam kepengurusan tersebut harus ada Bidang Penangkap Informasi Kepesantrenan yang akan dituangkan dalam bentuk tulisan dan publikasi pesantren,” imbuhnya.
K. Nasa’i juga menyampaikan bahwa sebelum praktik kepenulisan harus menyediakan konsep terlebih dahulu dengan santri atau siswa sebagai subjeknya.
“BJLP ini seharusnya tidak langsung bekerja dalam tahap praktik, tetapi berangkat dari tataran konsep terlebih dahulu, subjeknya adalah para santri atau siswa, sehingga merekalah yang harus digerakkan,” tambahnya.
Sementara Ketua BJLP Sumber Mas, Nailur Ridha juga mengungkapkan bahwa BJLP adalah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas literasi santri. Ia berharap BJLP dapat terus berkembang ke depannya.
“Dengan terbentuknya BJLP ini, saya berharap kualitas literasi santri dapat meningkat, terutama dalam segi tata bahasa. Selain itu, saya juga berharap BJLP mampu membawa Pondok Pesantren Sumber Mas ke tingkat yang lebih tinggi,” paparnya.
Sementara itu, salah seorang alumni Sumber Mas yang kini berprofesi sebagai jurnalis, Fahrurrosi dalam wejangannya menyarankan bahwa BJLP ini harus lebih fokus pada majalah karena menurutnya ruang lingkup BJLP masih dalam ranah pesantren.
“BJLP ini berada dalam ruang lingkup pesantren, maka saya kira teman-teman harus lebih fokus terlebih dahulu pada majalah, tidak fokus pada media yang lain, seperti halnya surat kabar, radio, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Administrator maduratoday.com



