Nur Faizin Minta Pemprov Responsif Tangani Dampak Puting Beliung di Sumenep

Jatim Today – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur asal Sumenep, Nur Faizin menyoroti cuaca ekstrem yang tengah melanda sejumlah daerah di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sumenep akhir akhir ini.
Ia meminta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk lebih responsive dan segera ikut membantu masyarakat yang terdampak dari musibah ini.
Baru baru ini sejumlah rumah warga di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Sumenep, dilaporkan mengalami kerusakan akibat angin kencang yang disertai hujan deras. Dampak cuaca ekstrem tersebut menyebabkan ratusan rumah warga rusak, Minggu (1/2/2026).
“Kondisi alam belakangan ini semakin tidak menentu, sehingga Pemprov harus lebih responsif dan tanggap dalam menghadapi potensi dan akibat bencana alam yang dapat terjadi kapan saja. Selain upaya mitigasi, kita harapkan ada antisipasi dari sisi penanganan pasca terjadinya bencana,” kata Jen sapaan akrabnya.
Berdasarkan laporan sementara yang diterima dari warga, Peristiwa yang terjadi di Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, sejumlah warga harus menghadapi kerusakan pada rumah mereka.
Daerah yang mengalami kerusakan cukup parah berada di Dusun Palalangan, Dusun Reng Perreng dan Dusun Somangkaan yang ketiganya masuk wilayah Desa Karduluk.
“Pasca bencana di Pragaan ini, kita harap Pemprov melalui Dinas terkait segera melakukan rehabilitasi. Baik untuk rumah warga, maupun fasilitas umum yang rusak akibat bencana ini, agar masyarakat setempat bisa kembali beraktivitas,”ujarnya.
Lebih lanjut, Politisi PKB tersebut mengatakan, selain membantu rehabilitasi warga terdampak bencana tersebut, Dia meminta Pemerintah harus sesegera mungkin mengambil langkah untuk penanganan bencana akhir akhir ini di Jawa Timur.
“Perlu adanya koordinasi antara BMKG, BPBD, TNI/Polri dan semua stakeholder guna meningkatkan kapasitas operasionalnya agar penanganan bencana dapat lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Politisi asal Sumenep tersebut meminta supaya Pemerintah terus melakukan langkah-langkah mitigasi bencana. Tak lupa ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu hati hati dan waspada ditengah kondisi Indonesia yang masih sering menghadapi cuaca ekstrem.
“Saatnya untuk meningkatkan upaya bersama dan saling gotong royong sehingga kita semua harus siap menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi,” tuturnya.
Nur faizin juga meminta pemantauan dan sistem peringatan dini bencana perlu lebih ditingkatkan. BPBD Jawa Timur diminta intens koordinasi dengan BMKG dan ikut memonitor untuk mengawasi kondisi cuaca terkini. Karena BMKG memiliki perangkat dan peran krusial dalam memberikan informasi terkait kondisi cuaca terkini.
”Sehingga info dari BMKG bisa segera ditindak lanjuti dan antisipasi oleh BPBD Jawa timur, baik mulai langkah antisipatif, mitigasi hingga kesiapan penanganan pasca terjadinya bencana,” tutupnya.
Abdus Salam
Abdus Salam adalah salah satu wartawan senior di Sumenep, lulus UKW dan kini menjabat Bendahara PWI Sumenep



